WNA asal Inggris Terlunta di Bantaran Kali Angke Cipondoh
8beritanews.com - Kisah memilukan yang sempat viral pada tahun 2018 ini menimpa Ian, seorang pensiunan arsitek berusia 55 tahun asal Inggris.
Dikutip dari laman seputar cipondoh, Perjalanannya mencari cinta di Indonesia bermula saat ia berkenalan dengan seorang wanita asal Cipondoh, Tangerang, melalui sebuah portal game online.
Karena terlanjur jatuh cinta, Ian memutuskan untuk menikah, menetap di Cipondoh, hingga akhirnya dikaruniai seorang putri.
Selama sekitar 7 tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Ian menyerahkan seluruh hidupnya di Indonesia, termasuk mempercayakan uang tabungan dan dana pensiun dari negaranya untuk ditransfer langsung ke rekening sang istri.
Namun, badai besar datang ketika hubungan mereka retak. Ian mengaku mendapat perlakuan buruk dan mendapati istrinya berkomunikasi dengan pria lain, hingga konflik tersebut membuatnya terdepak dari rumah.
Nahasnya, karena seluruh akses keuangan dikuasai oleh istrinya, Ian terjebak di negeri orang tanpa sepeser pun uang untuk bertahan hidup ataupun membeli tiket pulang.
Puncaknya pada Maret 2018, mantan arsitek ini ditemukan hidup menggelandang sebatang kara, berlindung di sebuah tenda bambu dan terpal seadanya di bantaran Kali Angke, Cipondoh.
Kisah tragis Ian ini menjadi tamparan keras sekaligus pelajaran berharga tentang pentingnya keterbukaan finansial dan perlindungan hukum dalam pernikahan campuran.
8beritanews.com
Dikutip dari laman seputar cipondoh, Perjalanannya mencari cinta di Indonesia bermula saat ia berkenalan dengan seorang wanita asal Cipondoh, Tangerang, melalui sebuah portal game online.
Karena terlanjur jatuh cinta, Ian memutuskan untuk menikah, menetap di Cipondoh, hingga akhirnya dikaruniai seorang putri.
Selama sekitar 7 tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Ian menyerahkan seluruh hidupnya di Indonesia, termasuk mempercayakan uang tabungan dan dana pensiun dari negaranya untuk ditransfer langsung ke rekening sang istri.
Namun, badai besar datang ketika hubungan mereka retak. Ian mengaku mendapat perlakuan buruk dan mendapati istrinya berkomunikasi dengan pria lain, hingga konflik tersebut membuatnya terdepak dari rumah.
Nahasnya, karena seluruh akses keuangan dikuasai oleh istrinya, Ian terjebak di negeri orang tanpa sepeser pun uang untuk bertahan hidup ataupun membeli tiket pulang.
Puncaknya pada Maret 2018, mantan arsitek ini ditemukan hidup menggelandang sebatang kara, berlindung di sebuah tenda bambu dan terpal seadanya di bantaran Kali Angke, Cipondoh.
Kisah tragis Ian ini menjadi tamparan keras sekaligus pelajaran berharga tentang pentingnya keterbukaan finansial dan perlindungan hukum dalam pernikahan campuran.
8beritanews.com