Wamen Mendagri Ungkap Ratusan Pemda Sulit Membayar Gaji Pegawai
Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan ada Ratusan Pemda yang kesulitan keuangan untuk membayar gaji ASN, PNS dan karyawan PPPK.
Bima Arya Sugiarto mengatakan tak menampik ada beberapa Pemda yang kesulitan membayar gaji ASN.
Dengan kondisi saat ini sebaiknya Pemda menyisir kapasitas fiskal terlebih dahulu.Bila ternyata ada anggaran yang tidak efektif ataupun tidak terpakai, lebih baik dialihkan terlebih dahulu untuk membayar gaji ASN.
"Tentu kami meminta agar kepala daerah tidak terlalu mudah untuk melakukan langkah-langkah drastis seperti pemecatan dan pemberhentian. Harus disisir dulu kapasitas fiskalnya ya, sejauh mana kemudian betul-betul darurat, ya baru kemudian berkomunikasi dan kita akan carikan jalan keluar bersama," ujar Bima Arya kepada wartawan.Selasa (28/7/2026).
Mnurut data yang diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, ada sekitar 490 pemda yang kesulitan membayar gaji pegawai.
"Ya, kami masih terus melakukan pemetaan terkait dengan daerah-daerah mana saja yang memiliki kesulitan untuk membayar gaji," ujar Bima Arya.
Berkurangnya kemampuan pemda membayar gaji ASN juga diakui karena pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Sejak ada pemotongan TKD, pemerintah terus memantau seluruh pemda yang kekurangan dana untuk membayar gaji pegawai.
Bima Arya mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan DPR dan juga Kementerian Keuangan terkait penyesuaian TKD.
*8beritanews.com
Bima Arya Sugiarto mengatakan tak menampik ada beberapa Pemda yang kesulitan membayar gaji ASN.
Dengan kondisi saat ini sebaiknya Pemda menyisir kapasitas fiskal terlebih dahulu.Bila ternyata ada anggaran yang tidak efektif ataupun tidak terpakai, lebih baik dialihkan terlebih dahulu untuk membayar gaji ASN.
"Tentu kami meminta agar kepala daerah tidak terlalu mudah untuk melakukan langkah-langkah drastis seperti pemecatan dan pemberhentian. Harus disisir dulu kapasitas fiskalnya ya, sejauh mana kemudian betul-betul darurat, ya baru kemudian berkomunikasi dan kita akan carikan jalan keluar bersama," ujar Bima Arya kepada wartawan.Selasa (28/7/2026).
Mnurut data yang diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, ada sekitar 490 pemda yang kesulitan membayar gaji pegawai.
"Ya, kami masih terus melakukan pemetaan terkait dengan daerah-daerah mana saja yang memiliki kesulitan untuk membayar gaji," ujar Bima Arya.
Berkurangnya kemampuan pemda membayar gaji ASN juga diakui karena pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Sejak ada pemotongan TKD, pemerintah terus memantau seluruh pemda yang kekurangan dana untuk membayar gaji pegawai.
Bima Arya mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan DPR dan juga Kementerian Keuangan terkait penyesuaian TKD.
*8beritanews.com