Tanggapan PT Biotek Saranatama Pasca Terbakar Gudang Kimia
PT Biotek Saranatama selaku pengelola gudang Kimia yang berada di wilayah Tekno BSD akhir nya menanggapi tuntutan pemerintah.
Manager Operasional PT Biotek Saranatama, Luki, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan guna menangani dampak pencemaran, baik pada kualitas udara maupun air sungai.
"Untuk udara kami menggunakan produk bantuan dari Kementerian Pertanian. Kemudian di sungai kami menyediakan absorben pestisida untuk penetralan. Hari ini kami juga melakukan pengembalian ekosistem biota sungai dengan menebar sekitar 5000 ikan, terdiri dari lele, gurame, dan nila," ujar Luki.
Ribuan ikan tersebut akan di tebar di Sungai Jaletreng, salah satu anak Sungai Cisadane yang terdampak. Langkah itu diklaim sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem perairan yang terganggu akibat dugaan limbah kimia pestisida.
"Kalau untuk pengembalian biota dan ekosistem itu kami lakukan sendiri. Untuk pengecekan air ada tim yang menangani secara berkala," ujar Luki
PT Biotek Saranatama menyatakan akan menggandeng DLH Tangerang Selatan dalam penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), termasuk aspek pencegahan serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
*8beritanews.com
Manager Operasional PT Biotek Saranatama, Luki, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan guna menangani dampak pencemaran, baik pada kualitas udara maupun air sungai.
"Untuk udara kami menggunakan produk bantuan dari Kementerian Pertanian. Kemudian di sungai kami menyediakan absorben pestisida untuk penetralan. Hari ini kami juga melakukan pengembalian ekosistem biota sungai dengan menebar sekitar 5000 ikan, terdiri dari lele, gurame, dan nila," ujar Luki.
Ribuan ikan tersebut akan di tebar di Sungai Jaletreng, salah satu anak Sungai Cisadane yang terdampak. Langkah itu diklaim sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem perairan yang terganggu akibat dugaan limbah kimia pestisida.
"Kalau untuk pengembalian biota dan ekosistem itu kami lakukan sendiri. Untuk pengecekan air ada tim yang menangani secara berkala," ujar Luki
PT Biotek Saranatama menyatakan akan menggandeng DLH Tangerang Selatan dalam penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), termasuk aspek pencegahan serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
*8beritanews.com