8beritanews
8beritanews portal berita terpercaya

Sudah Masuk Kemarau Tapi Masih Hujan ini Penjelasan BMKG.

Sudah Masuk Kemarau Tapi Masih Hujan ini Penjelasan BMKG.
BMKG - Prediksi BMKG mengatakan April sudah masuk fase musim Kemarau, namun saat ini Hujan masih turun terutama disaat Sore hari.

Dalam Laman Website nya BMKG Menjelaskan turunnya Musim Hujan saat awal musim kemarau Mei 2026 adalah hal wajar karena Indonesia sedang dalam masa pancaroba atau transisi.

Fenomena ini terjadi karena suhu panas terik di pagi-siang hari memicu pembentukan awan hujan konvektif pada sore-malam hari, seringkali disertai angin kencang.

Penyebab utama kenapa masih hujan di musim kemarau dikarenakan masa Peralihan dari musim hujan ke kemarau tidak terjadi secara serentak, membuat cuaca tidak stabil dan sering terjadi hujan lokal.

Fenomena ini terjadi dikarenakan Aktivitas Gelombang Atmosfer, Gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Madden-Julian Oscillation (MJO) masih aktif dan memicu peningkatan awan hujan.

Pemanasan Permukaan yang Tinggi dan Cuaca panas ekstrem pada siang hari memicu penguapan tinggi yang membentuk awan konvektif (cumulonimbus), menyebabkan hujan lebat di sore hari dengan durasi singkat.

Sirkulasi Siklonik Konvergensi terjadi ketika adanya pola pertemuan angin (konvergensi) di beberapa wilayah yang mendorong pertumbuhan awan hujan.

BMKG menjelaskan Definisi musim kemarau adalah curah hujan yang lebih rendah dari normalnya, bukan berarti tidak ada hujan sama sekali, terutama pada fase awal transisi.

*8beritanews.com