8beritanews
8beritanews portal berita terpercaya

Saat Radio Swasta Harus Bertahan ditengah Gempuran Internet dan Medsos.

Saat Radio Swasta Harus Bertahan ditengah Gempuran Internet dan Medsos.
Nasional - Banyaknya Radio Swasta yang tutup dan tidak bertahan saat ini di sebabkan karena tidak mampu bersaing dengan derasnya internet dan media sosial mencakup kanal youtube, tiktok dan sebagainya.

Bisnis Radio Swasta yang saat ini susah untuk mendapatkan sponsor atau iklan komersial tersebut terus tergerus Digitalisasi Media dan Internet.

Maraknya digitalisasi media yang terus berkembang membuat bisnis radio frekuensi FM di Indonesia, khususnya yang ada di daerah, mengalami penurunan pendengar atau bahkan ditinggal pendengar.

Untuk bertahan di tengah gempuran internet, industri radio swasta saat ini banyak melakukan beberapa langkah strategis Konvergensi Media siaran agar "bisa ditonton" melalui kanal YouTube, media sosial, dan portal streaming internal dengan menambah studio visual dan kamera.

Radio Swasta saat ini banyak beralih menjadi radio komunitas atau penyedia niche content (berita spesifik lokal, komunitas hobi, dan kajian agama) untuk mempertahankan loyalitas audiens.

Memanfaatkan metrik sistem digital yang lebih terukur seperti jumlah pendengar dan durasi dengar yang akurat sebagai daya tarik baru bagi iklan.

Menghadirkan konten on-demand berupa siniar yang dapat didengarkan kapan saja, menjangkau demografi pendengar yang lebih muda.

Namun pencapaian usaha tersebut memang harus benar benar di dukung oleh pendanaan yang cukup dari pendapatan iklan dimana saat ini para pengiklan sudah berpindah ke kanal medsos dan internet yang harus diakui lebih banyak mendapatkan respon audiensi yang lebih tinggi secara komersial.

*8beritanews.com