Pro Kontra Parkir Digital Stadion Benteng Reborn.
Kota Tangerang - Rencana Pemerintah Kota Tangerang menerapkan sistem parkir digital (berbayar) di kawasan Stadion Benteng Reborn mendapat penolakan dari anggota DPRD Kota Tangerang karena dinilai dapat membebani masyarakat dan merubah fungsi stadion sebagai ruang publik yang murah serta inklusif.
Dikutip dari Satelit News Andri S. Permana Wakil Ketua Pimpinan DPRD Kota Tangerang menolak Parkir Digital (berbayar) dengan alasan membatasi Akses Publik.
"Stadion Benteng Reborn merupakan sarana olahraga, tempat komunitas, dan area rekreasi yang seharusnya dapat diakses dengan murah oleh seluruh lapisan masyarakat". Ujar Andri S Permana.
Kader PDI Perjuangan ini mengatakan kebijakan digitalisasi parkir berbayar dianggap mengubah ruang publik yang ramah warga menjadi area yang berorientasi komersial.
Sementara Pemerintah Kota Tangerang melalui PT Tangerang Nusantara Global (TNG) dan Dispora tetap akan mematangkan sistem Parkir Digital (berbayar) ini dengan target operasi awal Juli 2026.
*8beritanews.com
Dikutip dari Satelit News Andri S. Permana Wakil Ketua Pimpinan DPRD Kota Tangerang menolak Parkir Digital (berbayar) dengan alasan membatasi Akses Publik.
"Stadion Benteng Reborn merupakan sarana olahraga, tempat komunitas, dan area rekreasi yang seharusnya dapat diakses dengan murah oleh seluruh lapisan masyarakat". Ujar Andri S Permana.
Kader PDI Perjuangan ini mengatakan kebijakan digitalisasi parkir berbayar dianggap mengubah ruang publik yang ramah warga menjadi area yang berorientasi komersial.
Sementara Pemerintah Kota Tangerang melalui PT Tangerang Nusantara Global (TNG) dan Dispora tetap akan mematangkan sistem Parkir Digital (berbayar) ini dengan target operasi awal Juli 2026.
*8beritanews.com