Persita 1-1 FC Bhayangkara di Lanjutan Super League
Persita Tangerang bermain imbang 1–1 saat menjamu FC Bhayangkara pada pekan ke-18 Super League, Sabtu 24/01/2026, di Stadion Kelapa Dua, Tangerang, Banten.
Tim asuhan Carlos Pena asal Spanyol itu mendominasi permainan sejak awal, menutup babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 56 persen.
Namun dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan ancaman nyata. Persita gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, justru FC Bhayangkara tampil lebih efektif.
Pada menit ke-38, striker asal Kamerun, Privat Mbaga, memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah untuk membawa tim tamu unggul lebih dulu.
Pertandingan berjalan keras. Persita melakukan tujuh pelanggaran di babak pertama, berbanding sembilan oleh FC Bhayangkara, dengan masing-masing tim mengoleksi dua kartu kuning selama babak pertama.
Tekanan Persita meningkat selepas jeda. Dalam sepuluh menit awal babak kedua, wasit C. Candra mengeluarkan tiga kartu kuning untuk FC Bhayangkara, seiring intensitas tekanan tuan rumah.
Kendati penguasaan bola Persita tetap bertahan di angka 56 persen, peluang bersih sang tuan rumah tetap sulit tercipta. Permainan sempat berubah lebih berhati-hati, dengan kedua tim tampak enggan mengambil risiko berlebihan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-83 ketika Matheus Alves menyamakan kedudukan, gol yang menyelamatkan Persita dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Skor 1–1 bertahan hingga peluit akhir.
Secara keseluruhan, laga diwarnai 30 pelanggaran. Tapi, duel yang lebih banyak berkutat di tengah lapangan ketimbang di kotak penalti.
Hasil ini membawa Persita menjaga posisi di peringkat ke 5 klasemen sementara dengan 32 poin. Sementara FC Bhayangkara pulang dengan satu poin yang menempatkan mereka di urutan ke 9 dengan 23 poin.
*8beritanews.com
Tim asuhan Carlos Pena asal Spanyol itu mendominasi permainan sejak awal, menutup babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 56 persen.
Namun dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan ancaman nyata. Persita gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, justru FC Bhayangkara tampil lebih efektif.
Pada menit ke-38, striker asal Kamerun, Privat Mbaga, memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah untuk membawa tim tamu unggul lebih dulu.
Pertandingan berjalan keras. Persita melakukan tujuh pelanggaran di babak pertama, berbanding sembilan oleh FC Bhayangkara, dengan masing-masing tim mengoleksi dua kartu kuning selama babak pertama.
Tekanan Persita meningkat selepas jeda. Dalam sepuluh menit awal babak kedua, wasit C. Candra mengeluarkan tiga kartu kuning untuk FC Bhayangkara, seiring intensitas tekanan tuan rumah.
Kendati penguasaan bola Persita tetap bertahan di angka 56 persen, peluang bersih sang tuan rumah tetap sulit tercipta. Permainan sempat berubah lebih berhati-hati, dengan kedua tim tampak enggan mengambil risiko berlebihan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-83 ketika Matheus Alves menyamakan kedudukan, gol yang menyelamatkan Persita dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Skor 1–1 bertahan hingga peluit akhir.
Secara keseluruhan, laga diwarnai 30 pelanggaran. Tapi, duel yang lebih banyak berkutat di tengah lapangan ketimbang di kotak penalti.
Hasil ini membawa Persita menjaga posisi di peringkat ke 5 klasemen sementara dengan 32 poin. Sementara FC Bhayangkara pulang dengan satu poin yang menempatkan mereka di urutan ke 9 dengan 23 poin.
*8beritanews.com