8beritanews
8beritanews portal berita terpercaya

Perang Iran Melawan Israel-AS Semakin Meluas Selat Hormuz ditutup

Perang Iran Melawan Israel-AS Semakin Meluas Selat Hormuz ditutup
Hingga hari ke 4 (4/3/ 2026), ketegangan di Timur Tengah telah meningkat menjadi konflik militer terbuka antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Perang Iran dan Israel-AS ini dipicu oleh serangan udara besar-besaran yang diluncurkan oleh Israel dan AS ke berbagai target strategis di Iran pada akhir Februari 2026.

Berikut adalah poin-poin utama mengenai situasi terkini Perang Iran : Pemicu Konflik perang ini dimulai setelah serangan mendadak Israel ke wilayah Iran yang menewaskan sejumlah elit Pasukan Garda Revolusi (IRGC) dan ilmuwan Iran.

Situasi memuncak pada 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan gelombang serangan udara ke kota-kota utama seperti Teheran, Isfahan, dan Tabriz. Akibat Serangan tersebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas pada 1 Maret 2026 yang kemudian dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran.

Iran membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Bahrain, Qatar, dan wilayah Teluk lainnya. Iran juga secara resmi menutup Selat Hormuz, jalur vital bagi pasokan minyak dunia.

AS melakukan Operasi "Epic Fury" , Donald Trump menyatakan bahwa AS sedang menjalankan operasi militer bernama "Epic Fury" untuk menghancurkan kemampuan rudal dan angkatan laut Iran. Donald Trump menyatakan Perang akan berlangsung 4-5 minggu, namun Trump menyatakan siap untuk perang yang jauh lebih lama.

Akibat perang ini menimbulkan Dampak Global yang luar bisa Harga Energi minyak dunia merangkak naik dan dikhawatirkan dapat menembus US$ 100 per barel.

Sedang jadwal Penerbangan internasional di berbagai wilayah yang menuju Timur Tengah terganggu termasuk jadwal penerbangan di Indonesia yang menuju Timur Tengah.

*8beritanwws.com