Pengamat Menilai WFH Tidak Terlalu Berdampak Kepada Penghematan BBM
Nasional - Pengamat menilai keputusan pemerintah menerapkan work from home (WFH) satu hari dalam seminggu bagi aparatur sipil negara, pekerja swasta, hingga anak sekolah "tidak memiliki dampak yang signifikan" terhadap penghematan BBM nasional.
Beberapa pengamat berpendapat bahwa efektivitas kebijakan ini masih bergantung pada pengawasan agar pegawai benar-benar tetap di rumah dan tidak melakukan mobilitas lain yang juga mengonsumsi BBM.
Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan konsumsi BBM lebih banyak didorong oleh sektor logistik, distribusi barang, dan mobilitas non-kerja.
"Jadi menurut saya efeknya lebih bersifat marginal, belum menyentuh perubahan struktural," ungkap Yusuf Rendy. dikutip dari bbcnewsindonesia.
Pemerintah mempertimbangkan beberapa opsi demi menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% meskipun harga minyak dunia melonjak akibat ketidakpastian konflik antara Iran dengan AS-Israel yang sudah memasuki pekan keempat.
*8beritanews.com
Beberapa pengamat berpendapat bahwa efektivitas kebijakan ini masih bergantung pada pengawasan agar pegawai benar-benar tetap di rumah dan tidak melakukan mobilitas lain yang juga mengonsumsi BBM.
Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan konsumsi BBM lebih banyak didorong oleh sektor logistik, distribusi barang, dan mobilitas non-kerja.
"Jadi menurut saya efeknya lebih bersifat marginal, belum menyentuh perubahan struktural," ungkap Yusuf Rendy. dikutip dari bbcnewsindonesia.
Pemerintah mempertimbangkan beberapa opsi demi menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% meskipun harga minyak dunia melonjak akibat ketidakpastian konflik antara Iran dengan AS-Israel yang sudah memasuki pekan keempat.
*8beritanews.com