Normalisasi Sungai diberbagai Wilayah PUPR Banten Targetkan 2026 Selesai.
Berita Banten - Di Tahun 2026 Pemerintah Provinsi Banten melakukan normalisasi sungai diberbagai wilayah provinsi Banten, seperti Lebak , Serang dan Tangerang Raya.
Normalisasi ini dilakukan untuk mencegah Banjir yang terus terjadi di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, di tahun 2026 ini pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan normalisasi beberapa aliran sungai.
Tujuannya, agar pelaksanaan normalisasi berjalan lancar dan cepat, sehingga potensi terjadinya banjir dapat diantisipasi.
Oleh karena itu, dia meminta kepada semua pihak terkait agar bisa menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
“Di wilayah selatan memang ada kewenangan kita, ada beberapa sungai termasuk Cilemer, Ciliman, Cilatak terus untuk kewenangan pusat kita juga ada kolaborasi,” katanya, Kamis (28/5/2026).
Arlan mengatakan, fokus pelaksanaan normalisasi di tahun 2026 ini ke wilayah Tangerang Raya, karena banyak mayarakat yang terkena dampak banjir.
Saat ini, kata dia, pelaksanaan normalisasi aliran sungai sedang berjalan.
“Untuk Tangerang Raya, contohnya Kali Angke dan Cirarab, terus kita koordinasi bareng ke kota banyaklah, termasuk Kali Sabi juga kita lakukan kolaborasi,” ujar Arlan.
*8beritanews.com
Normalisasi ini dilakukan untuk mencegah Banjir yang terus terjadi di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, di tahun 2026 ini pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan normalisasi beberapa aliran sungai.
Tujuannya, agar pelaksanaan normalisasi berjalan lancar dan cepat, sehingga potensi terjadinya banjir dapat diantisipasi.
Oleh karena itu, dia meminta kepada semua pihak terkait agar bisa menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
“Di wilayah selatan memang ada kewenangan kita, ada beberapa sungai termasuk Cilemer, Ciliman, Cilatak terus untuk kewenangan pusat kita juga ada kolaborasi,” katanya, Kamis (28/5/2026).
Arlan mengatakan, fokus pelaksanaan normalisasi di tahun 2026 ini ke wilayah Tangerang Raya, karena banyak mayarakat yang terkena dampak banjir.
Saat ini, kata dia, pelaksanaan normalisasi aliran sungai sedang berjalan.
“Untuk Tangerang Raya, contohnya Kali Angke dan Cirarab, terus kita koordinasi bareng ke kota banyaklah, termasuk Kali Sabi juga kita lakukan kolaborasi,” ujar Arlan.
*8beritanews.com