Montir Mekanik Lega Samsat Banten Resmi Blokir Pemilik Mobil Mewah
8beritanews.com - Kantor Samsat Ciledug, Kota Tangerang, Banten, resmi memblokir data kepemilikan supercar McLaren 570S AT senilai Rp 4,5 miliar yang menunggak pajak kendaraan senilai Rp 137,4 juta.
Seperti diberitakan sebelumnya seorang montir mekanik terkejut dengan adanya tagihan pajak mobil mewah bernilai ratusan juta rupiah, pemilik mobil mewah tersebut tercatat atas nama dirinya Yudariansyah, seorang mekanik bengkel di Pinang, Kota Tangerang.
Namun, Yuda bukan pemilik asli mobil sport tersebut. Data pribadinya diduga dicatut untuk menghindari kewajiban pembayaran pajak kendaraan oleh pemilik aslinya.
"Hari ini kendaraannya sudah kami blokir dari sistem perpajakan yang ada di Samsat Ciledug. Pak Yuda sendiri mengucapkan terima kasih atas diblokirnya kendaraan atas nama beliau yang tidak merasa memiliki," ujar Plt Kepala Samsat Ciledug, Idam Kholid, di Kantor Samsat Ciledug, Senin (26/10/2026).
Pihak Samsat Ciledug juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri keberadaan fisik kendaraan tersebut sekaligus mengungkap identitas pemilik aslinya.
"Kita sudah koordinasi dengan jajaran kepolisian, sudah diatensi oleh Kakorlantas, sedang diselidiki, sebenarnya punya siapa ini kendaraan?" kata Idam.
*8beritanews.com
Seperti diberitakan sebelumnya seorang montir mekanik terkejut dengan adanya tagihan pajak mobil mewah bernilai ratusan juta rupiah, pemilik mobil mewah tersebut tercatat atas nama dirinya Yudariansyah, seorang mekanik bengkel di Pinang, Kota Tangerang.
Namun, Yuda bukan pemilik asli mobil sport tersebut. Data pribadinya diduga dicatut untuk menghindari kewajiban pembayaran pajak kendaraan oleh pemilik aslinya.
"Hari ini kendaraannya sudah kami blokir dari sistem perpajakan yang ada di Samsat Ciledug. Pak Yuda sendiri mengucapkan terima kasih atas diblokirnya kendaraan atas nama beliau yang tidak merasa memiliki," ujar Plt Kepala Samsat Ciledug, Idam Kholid, di Kantor Samsat Ciledug, Senin (26/10/2026).
Pihak Samsat Ciledug juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri keberadaan fisik kendaraan tersebut sekaligus mengungkap identitas pemilik aslinya.
"Kita sudah koordinasi dengan jajaran kepolisian, sudah diatensi oleh Kakorlantas, sedang diselidiki, sebenarnya punya siapa ini kendaraan?" kata Idam.
*8beritanews.com