Menteri LH Tinjau Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang.
Berita Kabupaten - Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang berjuang memadamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang atas penurunan signifikan titik api yang kini menyisakan 3,6%.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dalam kunjungan meninjau penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang. Minggu,(5/7/2026).
"Saya aprisiasi kepada semua pihak yang mengawasi kegiatan teknis ini dari awal. Saya juga sudah berkomunikasi langsung dengan Menteri Kesehatan untuk memastikan dukungan penuh bagi penanganan kesehatan warga terdampak. Prinsipnya at any way, at any cost, negara harus hadir melindungi manusia di atas segalanya," tegas Menteri LH Jumhur Hidayat.
Menteri LH, Mohammad Jumhur Hidayat juga mengingatkan bahwa kebakaran TPA dengan sistem open dumping (pembuangan terbuka) adalah sebuah bencana buatan manusia (man-made disaster) yang sebenarnya bisa dihindari.
Di Indonesia, saat ini masih terdapat sekitar 400 TPA dengan sistem open dumping yang memiliki risiko serupa akibat kandungan gas metan di dalam tumpukan sampah yang sangat mudah tersambar api.
"Ini harus menjadi pelajaran keras bagi seluruh Bupati dan Wali Kota di Indonesia agar tidak main-main. Lakukan mitigasi sejak dini, awasi TPA secara berkala, larang aktivitas membakar atau merokok sembarangan di area TPA, dan siagakan unit pemadam. Target kita, dalam satu tahun pertama ini sistem open dumping harus diselesaikan dan beralih ke metode yang lebih aman seperti sanitary landfill atau penutupan dengan bioplastik," tambah Menteri LH Jumhur Hidayat.
Guna menuntaskan sisa 3,6% titik api yang kini sebagian besar menyisakan asap di sisi barat, tim gabungan memanfaatkan bantuan citra satelit dan drone pemantau udara atas izin dari Angkatan Udara.
Tim di lapangan juga diingatkan untuk tetap menjaga aspek keselamatan kerja (K3), terutama saat mengoperasikan alat berat eskavator, guna menghindari potensi amblesnya rongga-rongga kosong di bawah tumpukan sampah.
"Kebakaran sampah ini berbeda karena api dan gas metan berada di bawah. Penanganan Manggala Agni, BNPB, dan Damkar sudah sangat bagus lewat kolaborasi atas dan bawah. Saya juga berterima kasih kepada Angkatan Udara yang mengizinkan penggunaan drone untuk memetakan sisa titik api. Jika ada potensi mendung, kita akan dorong BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hujan buatan” tutup Menteri LH Jumhur Hidayat.
Kementerian LH bersama BNPB juga tengah mengkaji peluang penerapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan jika kondisi awan di sekitar lokasi memenuhi syarat, guna mempercepat pemadaman total.
*8beritanews.com
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dalam kunjungan meninjau penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang. Minggu,(5/7/2026).
"Saya aprisiasi kepada semua pihak yang mengawasi kegiatan teknis ini dari awal. Saya juga sudah berkomunikasi langsung dengan Menteri Kesehatan untuk memastikan dukungan penuh bagi penanganan kesehatan warga terdampak. Prinsipnya at any way, at any cost, negara harus hadir melindungi manusia di atas segalanya," tegas Menteri LH Jumhur Hidayat.
Menteri LH, Mohammad Jumhur Hidayat juga mengingatkan bahwa kebakaran TPA dengan sistem open dumping (pembuangan terbuka) adalah sebuah bencana buatan manusia (man-made disaster) yang sebenarnya bisa dihindari.
Di Indonesia, saat ini masih terdapat sekitar 400 TPA dengan sistem open dumping yang memiliki risiko serupa akibat kandungan gas metan di dalam tumpukan sampah yang sangat mudah tersambar api.
"Ini harus menjadi pelajaran keras bagi seluruh Bupati dan Wali Kota di Indonesia agar tidak main-main. Lakukan mitigasi sejak dini, awasi TPA secara berkala, larang aktivitas membakar atau merokok sembarangan di area TPA, dan siagakan unit pemadam. Target kita, dalam satu tahun pertama ini sistem open dumping harus diselesaikan dan beralih ke metode yang lebih aman seperti sanitary landfill atau penutupan dengan bioplastik," tambah Menteri LH Jumhur Hidayat.
Guna menuntaskan sisa 3,6% titik api yang kini sebagian besar menyisakan asap di sisi barat, tim gabungan memanfaatkan bantuan citra satelit dan drone pemantau udara atas izin dari Angkatan Udara.
Tim di lapangan juga diingatkan untuk tetap menjaga aspek keselamatan kerja (K3), terutama saat mengoperasikan alat berat eskavator, guna menghindari potensi amblesnya rongga-rongga kosong di bawah tumpukan sampah.
"Kebakaran sampah ini berbeda karena api dan gas metan berada di bawah. Penanganan Manggala Agni, BNPB, dan Damkar sudah sangat bagus lewat kolaborasi atas dan bawah. Saya juga berterima kasih kepada Angkatan Udara yang mengizinkan penggunaan drone untuk memetakan sisa titik api. Jika ada potensi mendung, kita akan dorong BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hujan buatan” tutup Menteri LH Jumhur Hidayat.
Kementerian LH bersama BNPB juga tengah mengkaji peluang penerapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan jika kondisi awan di sekitar lokasi memenuhi syarat, guna mempercepat pemadaman total.
*8beritanews.com