Melemahnya Rupiah Berimbas Pada Penjualan Hewan Kurban.
Berita Idul Adha - Depresiasi Rupiah yang melemah berimbas langsung pada penjualan Hewan Qurban menjelang Idul Adha 1447H, Lonjakan biaya operasional memaksa sebagian peternak menaikkan harga jual atau mengorbankan margin keuntungan mereka.
Penurunan Daya Beli Masyarakat karena nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level rendah ikut menekan ekonomi domestik.
Akibatnya, kelompok masyarakat menengah ke bawah cenderung menahan pengeluaran, yang berdampak langsung pada penurunan volume pembelian hewan kurban.
Laporan dari pedagang di berbagai daerah mulai dari pasar hewan di Kulon Progo hingga wilayah Madiun menunjukkan penurunan transaksi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebagian besar calon pembeli di lapak terpantau hanya memantau dan menanyakan harga tanpa langsung melakukan transaksi.
Beruntung masih ada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan panitia kurban lokal menjadi penyelamat utama perputaran bisnis hewan kurban tahun ini.
Mekanisme patungan (khususnya untuk sapi) dinilai lebih meringankan beban finansial masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.
Meskipun pasar melemah, harga hewan kurban di beberapa lapak perkotaan dan lembaga sosial tetap dipatok secara variatif bergantung pada bobot serta jenisnya:
Kambing/Domba: Dibanderol mulai dari Rp 2,45 juta hingga Rp 5 juta per ekor.
Sapi: Dijual dengan kisaran harga Rp 23 juta hingga Rp 35 juta per ekor.
*8beritanews.com
Penurunan Daya Beli Masyarakat karena nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level rendah ikut menekan ekonomi domestik.
Akibatnya, kelompok masyarakat menengah ke bawah cenderung menahan pengeluaran, yang berdampak langsung pada penurunan volume pembelian hewan kurban.
Laporan dari pedagang di berbagai daerah mulai dari pasar hewan di Kulon Progo hingga wilayah Madiun menunjukkan penurunan transaksi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebagian besar calon pembeli di lapak terpantau hanya memantau dan menanyakan harga tanpa langsung melakukan transaksi.
Beruntung masih ada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan panitia kurban lokal menjadi penyelamat utama perputaran bisnis hewan kurban tahun ini.
Mekanisme patungan (khususnya untuk sapi) dinilai lebih meringankan beban finansial masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.
Meskipun pasar melemah, harga hewan kurban di beberapa lapak perkotaan dan lembaga sosial tetap dipatok secara variatif bergantung pada bobot serta jenisnya:
Kambing/Domba: Dibanderol mulai dari Rp 2,45 juta hingga Rp 5 juta per ekor.
Sapi: Dijual dengan kisaran harga Rp 23 juta hingga Rp 35 juta per ekor.
*8beritanews.com