Mahfud Menilai Peluang Pemakzulan Gibran Tergantung Prabowo
8beritanews.com - Mantan Ketua MK, Prof Mahfud MD, menilai peluang pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sangat bergantung pada arah sikap politik Presiden Prabowo Subianto.
Dikutip dari program Rosi kompas tv, Mahfud mengatakan bahwa peta kekuatan politik di Senayan saat ini didominasi oleh partai-partai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang menguasai lebih dari 80 persen atau sekitar 470 dari total 580 kursi DPR RI.
Koalisi gemuk ini diisi oleh Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PKB, NasDem, hingga PKS.
"Untuk sampai pada usul pemakzulan ini tidak mudah, karena koalisinya Pak Prabowo lebih dari 80 persen,yang tergantung pada 80 persen ini bisa enggak menyetujui (pemakzulan) nanti," ujar Mahfud.
Kendati demikian, pakar hukum tata negara itu menegaskan bahwa proses konstitusional tetap berpotensi melenggang mulus apabila Presiden Prabowo memilih bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya dinamika tersebut kepada anggota parlemen.
*8beritanews.com
Dikutip dari program Rosi kompas tv, Mahfud mengatakan bahwa peta kekuatan politik di Senayan saat ini didominasi oleh partai-partai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang menguasai lebih dari 80 persen atau sekitar 470 dari total 580 kursi DPR RI.
Koalisi gemuk ini diisi oleh Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PKB, NasDem, hingga PKS.
"Untuk sampai pada usul pemakzulan ini tidak mudah, karena koalisinya Pak Prabowo lebih dari 80 persen,yang tergantung pada 80 persen ini bisa enggak menyetujui (pemakzulan) nanti," ujar Mahfud.
Kendati demikian, pakar hukum tata negara itu menegaskan bahwa proses konstitusional tetap berpotensi melenggang mulus apabila Presiden Prabowo memilih bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya dinamika tersebut kepada anggota parlemen.
*8beritanews.com