Libur Lebaran Selesai Kembali Masuk Kerja Hindari Post Holiday Blues.
Penulis : Ichsan Sodikin, Pegawai BUMD.
Catatan Redaksi - Libur Lebaran 2026 secara resmi telah berakhir, bagi sebagian besar pekerja dan instansi pemerintah. Berdasarkan ketetapan pemerintah, masa cuti bersama Idulfitri 1447 H berakhir pada Tanggal 24 sampai dengan 27 Maret 2026, dan efektiv masuk kerja kembali Senin 30 Maret 2026.
Aktivitas perkantoran, terutama di Jakarta, sudah mulai kembali normal sejak Rabu, 25 Maret 2026.
Pembatasan kendaraan seperti Ganjil Genap di Jakarta juga telah diberlakukan kembali sejak tanggal tersebut.
Sementara Sebagian besar siswa SD, SMP, dan SMA dijadwalkan mulai masuk sekolah kembali pada hari Senin, 30 Maret 2026 begitu pula dengan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diminta untuk kembali aktif melayani masyarakat segera setelah masa cuti bersama usai.
Kondisi libur yang panjang ini sering kali menyebabkan seseorang malas untuk kembali beraktivitas, dan bagi anda yang merasa sulit kembali ke rutinitas kerja, kondisi ini sering disebut sebagai post-holiday blues yang membutuhkan masa transisi agar produktivitas kembali terjaga.
Apa itu Post Holiday Blues ? Post holiday blues adalah reaksi emosional sementara, seperti sedih, lelah, dan kurang motivasi, yang muncul saat seseorang harus kembali ke rutinitas setelah liburan panjang. Kondisi ini umum terjadi, dan selalu bersifat sementara.
Post holiday blues terjadi karena merasa berat atau tidak bersemangat kembali ke kantor setelah libur Lebaran, Kesulitan fokus, Sulit berkonsentrasi karena memikirkan keseruan liburan, Kelelahan fisik/emosional, Tubuh terasa lelah meskipun tidak banyak beraktivitas berat.
Terjadinya Gangguan tidur dan makan, Mengalami insomnia akibat perubahan pola makan, dan kecemasan ringan karena munculnya rasa cemas yang tidak menetap.
Bagaimana mengatasi Post Holiday Blues ? Mengatasi Post Holiday Blues dapat dilakukan dengan kembali ke rutinitas secara bertahap, mengatur ulang pola tidur dan makan sehat, serta menetapkan tujuan kecil harian untuk meningkatkan motivasi.
Lakukan aktivitas menyenangkan seperti olahraga ringan atau hobi, serta rencanakan liburan berikutnya agar tetap semangat.
Transisi Kembali ke Rutinitas ,Tidak usah Langsung "Gaspol", Kembali secara bertahap Jangan memaksakan diri langsung produktif 100% di hari pertama kerja.
Sediakan waktu 1-2 hari sebelum bekerja penuh untuk membereskan barang, mencuci pakaian, atau sekadar beristirahat.
Atur ulang jadwal dan susun to-do list harian yang ringan dan realistis agar hari-hari terasa lebih terarah.
Perawatan Diri (Self-Care) Fisik dan Mental, Atur pola tidur kembalikan jam tidur yang teratur untuk membantu ritme tubuh seimbang kembali.
Jangan lupa Konsumsi makanan sehat, Kurangi kafein berlebihan dan konsumsi makanan bergizi seperti ikan, cokelat, atau teh hijau untuk mengurangi stres.
Lakukan Olahraga ringan, seperti yoga atau jalan santai di pagi hari untuk melepaskan hormon endorfin (hormon bahagia).
Jaga Energi Positif dan Koneksi Sosial dengan berbagi cerita tentang keseruan liburan dengan teman atau keluarga dapat membantu melepaskan emosi.
Batasi media sosial, dengan mengurangi melihat foto-foto liburan orang lain dapat membantu menerima kenyataan.
Post-holiday blues adalah hal yang lumrah. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Yang terpenting adalah bagaimana Anda menyikapinya dengan strategi yang tepat.
Setiap kembali bekerja setelah liburan adalah kesempatan untuk memulai lagi dengan semangat yang lebih segar. Dengan melakukan langkah di atas, Anda tidak hanya bisa mengatasi rasa malas dan lesu, tetapi juga menjadikan momen transisi ini sebagai awal dari produktivitas yang lebih baik.
Ingatlah, liburan bukan akhir dari segalanya. Ia adalah jeda yang mempersiapkan Anda untuk melangkah lebih jauh.
Selamat kembali bekerja!
*8beritanews.com
Catatan Redaksi - Libur Lebaran 2026 secara resmi telah berakhir, bagi sebagian besar pekerja dan instansi pemerintah. Berdasarkan ketetapan pemerintah, masa cuti bersama Idulfitri 1447 H berakhir pada Tanggal 24 sampai dengan 27 Maret 2026, dan efektiv masuk kerja kembali Senin 30 Maret 2026.
Aktivitas perkantoran, terutama di Jakarta, sudah mulai kembali normal sejak Rabu, 25 Maret 2026.
Pembatasan kendaraan seperti Ganjil Genap di Jakarta juga telah diberlakukan kembali sejak tanggal tersebut.
Sementara Sebagian besar siswa SD, SMP, dan SMA dijadwalkan mulai masuk sekolah kembali pada hari Senin, 30 Maret 2026 begitu pula dengan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diminta untuk kembali aktif melayani masyarakat segera setelah masa cuti bersama usai.
Kondisi libur yang panjang ini sering kali menyebabkan seseorang malas untuk kembali beraktivitas, dan bagi anda yang merasa sulit kembali ke rutinitas kerja, kondisi ini sering disebut sebagai post-holiday blues yang membutuhkan masa transisi agar produktivitas kembali terjaga.
Apa itu Post Holiday Blues ? Post holiday blues adalah reaksi emosional sementara, seperti sedih, lelah, dan kurang motivasi, yang muncul saat seseorang harus kembali ke rutinitas setelah liburan panjang. Kondisi ini umum terjadi, dan selalu bersifat sementara.
Post holiday blues terjadi karena merasa berat atau tidak bersemangat kembali ke kantor setelah libur Lebaran, Kesulitan fokus, Sulit berkonsentrasi karena memikirkan keseruan liburan, Kelelahan fisik/emosional, Tubuh terasa lelah meskipun tidak banyak beraktivitas berat.
Terjadinya Gangguan tidur dan makan, Mengalami insomnia akibat perubahan pola makan, dan kecemasan ringan karena munculnya rasa cemas yang tidak menetap.
Bagaimana mengatasi Post Holiday Blues ? Mengatasi Post Holiday Blues dapat dilakukan dengan kembali ke rutinitas secara bertahap, mengatur ulang pola tidur dan makan sehat, serta menetapkan tujuan kecil harian untuk meningkatkan motivasi.
Lakukan aktivitas menyenangkan seperti olahraga ringan atau hobi, serta rencanakan liburan berikutnya agar tetap semangat.
Transisi Kembali ke Rutinitas ,Tidak usah Langsung "Gaspol", Kembali secara bertahap Jangan memaksakan diri langsung produktif 100% di hari pertama kerja.
Sediakan waktu 1-2 hari sebelum bekerja penuh untuk membereskan barang, mencuci pakaian, atau sekadar beristirahat.
Atur ulang jadwal dan susun to-do list harian yang ringan dan realistis agar hari-hari terasa lebih terarah.
Perawatan Diri (Self-Care) Fisik dan Mental, Atur pola tidur kembalikan jam tidur yang teratur untuk membantu ritme tubuh seimbang kembali.
Jangan lupa Konsumsi makanan sehat, Kurangi kafein berlebihan dan konsumsi makanan bergizi seperti ikan, cokelat, atau teh hijau untuk mengurangi stres.
Lakukan Olahraga ringan, seperti yoga atau jalan santai di pagi hari untuk melepaskan hormon endorfin (hormon bahagia).
Jaga Energi Positif dan Koneksi Sosial dengan berbagi cerita tentang keseruan liburan dengan teman atau keluarga dapat membantu melepaskan emosi.
Batasi media sosial, dengan mengurangi melihat foto-foto liburan orang lain dapat membantu menerima kenyataan.
Post-holiday blues adalah hal yang lumrah. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Yang terpenting adalah bagaimana Anda menyikapinya dengan strategi yang tepat.
Setiap kembali bekerja setelah liburan adalah kesempatan untuk memulai lagi dengan semangat yang lebih segar. Dengan melakukan langkah di atas, Anda tidak hanya bisa mengatasi rasa malas dan lesu, tetapi juga menjadikan momen transisi ini sebagai awal dari produktivitas yang lebih baik.
Ingatlah, liburan bukan akhir dari segalanya. Ia adalah jeda yang mempersiapkan Anda untuk melangkah lebih jauh.
Selamat kembali bekerja!
*8beritanews.com