Hemat BBM Pemerintah Terapkan WFH Satu Hari Kerja dalam Seminggu
Jakarta - Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) sebanyak 1 hari dalam seminggu yang direncanakan mulai berlaku setelah Idulfitri 2026.
Tujuan Utama Kebijakan WFH ini untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik global di Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Skema ini akan berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik di pusat maupun daerah, serta diusulkan untuk diikuti oleh sektor swasta.
"WFH satu hari dalam lima hari kerja ini dapat menghemat konsumsi BBM harian hingga 20% atau setara dengan seperlima penggunaan normal" ujar Erlangga Hartarto Menko Perekonomian, Kamis (18/3/2026).
Menurut Erlangga, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui rencana ini, dan saat ini teknis pelaksanaannya sedang difinalisasi oleh pemerintah pusat dan daerah.
Durasi dan keberlanjutan kebijakan ini nantinya akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi harga minyak dunia.
*8beritanews.com
Tujuan Utama Kebijakan WFH ini untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik global di Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Skema ini akan berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik di pusat maupun daerah, serta diusulkan untuk diikuti oleh sektor swasta.
"WFH satu hari dalam lima hari kerja ini dapat menghemat konsumsi BBM harian hingga 20% atau setara dengan seperlima penggunaan normal" ujar Erlangga Hartarto Menko Perekonomian, Kamis (18/3/2026).
Menurut Erlangga, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui rencana ini, dan saat ini teknis pelaksanaannya sedang difinalisasi oleh pemerintah pusat dan daerah.
Durasi dan keberlanjutan kebijakan ini nantinya akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi harga minyak dunia.
*8beritanews.com