Heboh Teror "Pocong Keliling" Polisi Pastikan itu Ulah Manusia.
Tangerang Raya - Kabar mengenai teror "pocong keliling" yang meresahkan warga Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan) dipastikan bukan fenomena mistis atau makhluk halus, melainkan ulah manusia.
Isu liar yang berkembang seperti pocong membawa senjata tajam atau golok juga telah dikonfirmasi sebagai berita bohong (hoaks) oleh pihak kepolisian.
Berdasarkan investigasi Polsek Ciputat Timur, sosok yang terlihat berjalan malam-malam di wilayah Ciputat Timur, Tangerang Selatan, sebenarnya adalah pengamen jalanan yang memakai kostum pocong.
Kehadiran mereka di jam-jam istirahat malam memicu kepanikan warga, yang kemudian dibumbui narasi hoaks di media sosial hingga terkesan seperti teror menyeramkan.
Di media sosial sempat viral narasi bahwa pocong tersebut membawa golok dan senjata api untuk menakuti warga agar membuka pintu rumah agar bisa dirampok.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, dan Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menegaskan bahwa tidak ada laporan korban kriminalitas maupun indikasi pocong membawa senjata tajam di wilayah hukum mereka.
Sementara Pelaku Pocong Jadian-Jadian Tertangkap Warga Di kawasan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, warga sempat mengepung dan menangkap salah satu pelaku pocong jadi-jadian.
Pelaku tersebut beraksi bersama 3 orang temannya. Saat dipergoki warga, ketiga temannya langsung kabur mengambil langkah seribu, sementara pelaku yang memakai kain pocong tertinggal karena kesulitan berlari akibat kostumnya yang terikat.
Pelaku kemudian diamankan ke pengurus RT setempat tanpa adanya tindakan main hakim sendiri.
Aparat kepolisian telah mengambil langkah antisipasi di berbagai wilayah Tangerang memperketat patroli rutin pada jam-jam rawan malam hingga menjelang subuh.
Pihak Kepolisian mengimbau warga untuk menghidupkan kembali pos ronda malam guna menjaga keamanan lingkungan bersama.
Warga diminta tetap tenang, waspada, dan tidak mudah membagikan video atau foto berantai yang belum jelas kebenarannya.
*8beritanews.com
Isu liar yang berkembang seperti pocong membawa senjata tajam atau golok juga telah dikonfirmasi sebagai berita bohong (hoaks) oleh pihak kepolisian.
Berdasarkan investigasi Polsek Ciputat Timur, sosok yang terlihat berjalan malam-malam di wilayah Ciputat Timur, Tangerang Selatan, sebenarnya adalah pengamen jalanan yang memakai kostum pocong.
Kehadiran mereka di jam-jam istirahat malam memicu kepanikan warga, yang kemudian dibumbui narasi hoaks di media sosial hingga terkesan seperti teror menyeramkan.
Di media sosial sempat viral narasi bahwa pocong tersebut membawa golok dan senjata api untuk menakuti warga agar membuka pintu rumah agar bisa dirampok.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, dan Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menegaskan bahwa tidak ada laporan korban kriminalitas maupun indikasi pocong membawa senjata tajam di wilayah hukum mereka.
Sementara Pelaku Pocong Jadian-Jadian Tertangkap Warga Di kawasan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, warga sempat mengepung dan menangkap salah satu pelaku pocong jadi-jadian.
Pelaku tersebut beraksi bersama 3 orang temannya. Saat dipergoki warga, ketiga temannya langsung kabur mengambil langkah seribu, sementara pelaku yang memakai kain pocong tertinggal karena kesulitan berlari akibat kostumnya yang terikat.
Pelaku kemudian diamankan ke pengurus RT setempat tanpa adanya tindakan main hakim sendiri.
Aparat kepolisian telah mengambil langkah antisipasi di berbagai wilayah Tangerang memperketat patroli rutin pada jam-jam rawan malam hingga menjelang subuh.
Pihak Kepolisian mengimbau warga untuk menghidupkan kembali pos ronda malam guna menjaga keamanan lingkungan bersama.
Warga diminta tetap tenang, waspada, dan tidak mudah membagikan video atau foto berantai yang belum jelas kebenarannya.
*8beritanews.com