Evaluasi BUMD Komisi III Dorong Peningkatan Kontribusi PAD
Kota Tangerang - Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Sumarti mengatakan, BUMD harus mampu menjalankan fungsi pelayanan publik sekaligus berkembang sebagai entitas bisnis yang sehat dan profesional.
"Kontribusi dividen BUMD terhadap PAD Kota Tangerang saat ini masih relatif kecil, yakni kurang dari satu persen dari total target PAD Kota Tangerang yang mencapai sekitar Rp3,2 triliun" Ujar Sumarti dikutip dari web DPRD, Jumat(24/7/2026).
Sumarti mengatakan bahwa kontribusi tersebut tetap dinilai penting karena menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang relatif stabil.
Sumarti menyatakan bahwa target dividen BUMD pada tahun 2026, yakni dari BUMD sektor keuangan melalui Bank BJB ditargetkan memberikan kontribusi sekitar Rp14 miliar lebih.
Sementara itu, BUMD sektor aneka usaha, PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG), ditargetkan menyumbang sekitar Rp1,8 miliar.
Sedangkan Perumda Tirta Benteng sebagai BUMD sektor air minum ditargetkan memberikan kontribusi sebesar Rp5,5 miliar.
Jika dibandingkan dengan target tahun 2025, terdapat peningkatan target dividen pada sejumlah BUMD.
Bank BJB yang pada 2025 ditargetkan memberikan kontribusi sekitar Rp11,4 miliar, meningkat menjadi sekitar Rp14 miliar lebih pada 2026.
Sementara PT TNG meningkat dari target sekitar Rp600 juta pada 2025 menjadi sekitar Rp1,8 miliar pada 2026.
Adapun target dividen Perumda Tirta Benteng tetap sebesar Rp5,5 miliar.
Sumarti menilai, peningkatan target tersebut masih realistis untuk dicapai sepanjang diiringi dengan peningkatan efisiensi operasional, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta pengembangan lini usaha yang mampu menghasilkan laba secara berkelanjutan.
*8beritanews.com
"Kontribusi dividen BUMD terhadap PAD Kota Tangerang saat ini masih relatif kecil, yakni kurang dari satu persen dari total target PAD Kota Tangerang yang mencapai sekitar Rp3,2 triliun" Ujar Sumarti dikutip dari web DPRD, Jumat(24/7/2026).
Sumarti mengatakan bahwa kontribusi tersebut tetap dinilai penting karena menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang relatif stabil.
Sumarti menyatakan bahwa target dividen BUMD pada tahun 2026, yakni dari BUMD sektor keuangan melalui Bank BJB ditargetkan memberikan kontribusi sekitar Rp14 miliar lebih.
Sementara itu, BUMD sektor aneka usaha, PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG), ditargetkan menyumbang sekitar Rp1,8 miliar.
Sedangkan Perumda Tirta Benteng sebagai BUMD sektor air minum ditargetkan memberikan kontribusi sebesar Rp5,5 miliar.
Jika dibandingkan dengan target tahun 2025, terdapat peningkatan target dividen pada sejumlah BUMD.
Bank BJB yang pada 2025 ditargetkan memberikan kontribusi sekitar Rp11,4 miliar, meningkat menjadi sekitar Rp14 miliar lebih pada 2026.
Sementara PT TNG meningkat dari target sekitar Rp600 juta pada 2025 menjadi sekitar Rp1,8 miliar pada 2026.
Adapun target dividen Perumda Tirta Benteng tetap sebesar Rp5,5 miliar.
Sumarti menilai, peningkatan target tersebut masih realistis untuk dicapai sepanjang diiringi dengan peningkatan efisiensi operasional, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta pengembangan lini usaha yang mampu menghasilkan laba secara berkelanjutan.
*8beritanews.com